Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PERISTIWA » Penangkapan 2 Warga Arogan

Penangkapan 2 Warga Arogan

(552 Views) November 30, 2015 5:07 pm | Published by | No comment

Pernyataan Politikus PDIP

Banyuwangi, Memorandum – Setelah beberapa saat mereda, situasi di sekitar pertambangan emas Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran,  kembali memanas Sabtu (28/11) kemarin. Ratusan warga Dusun Pancer, Desa Sumberagung, turun ke jalan dan memblokir jalan masuk ke arah Pantai Pancer. Selain itu, warga juga melakukan sweeping terhadap siapapun yang akan menuju ke Pantai Pancer.

Informasi yang dihimpun Memorandum, kemarahan warga Pancer itu dipicu oleh penangkapan 2 orang warganya, yakni; Jovan dan Suyadi, oleh aparat dari Polda Jatim.

“Situasi kembali memanas setelah Polisi menangkap dua orang warga Pancer. Kami menilai penangkapan itu arogan dan justru semakin memanaskan situasi. Kita paham, kalaupun ada proses hukum yang harus dilakukan oleh Polisi, mestinya ya tidak dengan cara itu. Karena setelah kejadian penembakan itu kan warga masih mengalami shock, lalu ditambah lagi dengan penangkapan. Ya jelas warga sangat marah,” ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP) DPRD Banyuwangi, Eko Hariyono, saat dihubungi Memorandum, Minggu (29/11) kemarin.

Menurut beberapa sumber Memorandum di Lapangan, Jovan dan Suyadi yang merupakan korban luka tembak pada saat kejadian amuk massa di areal Pertambangan Gunung Tumpangpitu, dikabarkan melarikan diri dari RS Al-Huda, Genteng, setelah tahu bahwa dia akan dimintai oleh Polisi. Hanya selang satu jam setelah lari dari RS Al-Huda, Jovan dan Suyadi langsung dijemput Polisi di rumahnya di Dusun Pancer.

Penjemputan dua warganya yang masih terluka itulah yang diduga menjadi pemicu amarah warga Dusun Pancer. Ratusan warga kemudian memblokir jalan dan melakukan aksi sweeping terhadap semua orang yang akan menuju Pantai Pancer, termasuk wartawan. Pada saat aksi pemblokiran jalan itu, Eko Hariyono bersama dua anggota F-PDIP lainnya yakni; Iriyanto dan Salimi serta anggota F-PDIP DPRD Jatim, Kusnadi, langsung turun ke lapangan untuk meredam amarah warga. “Sampai sekarang ini situasinya ya masih panas. Warga masih tidak terima dengan penangkapan Jovan dan Suyadi,” kata Eko Hariyono. (bud)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

Categorised in:

No comment for Penangkapan 2 Warga Arogan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*