Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PENDIDIKAN » Pelajar SMP Dilarang Kendarai Motor

Pelajar SMP Dilarang Kendarai Motor

(370 Views) January 13, 2017 5:25 pm | Published by | No comment

Para Kepala sekolah sedang mengikuti pertemuan dengan Satlantas Polres Banyuwangi kemarin (memorandum-muh. Hujaini)

Banyuwangi, Memorandum – Polisi semakin gencar mengkampanyekan  larangan penggunaan sepeda motor untuk kalangan pelajar. Puluhan Kepala Sekolah SMP di Banyuwangi dikumpulkan di Polres Banyuwangi kemarin (12/1). Mereka diminta untuk membantu menyampaikan larangan agar anak didiknya tidak mengendarai sepeda motor.

Pertemuan ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Supiyan. Selain kepala sekolah SMP, hadir juga Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Banyuwangi Sutikno, dan petugas dari Dinas Perhubungan.

Dalam pertemuan itu terungkap, ternyata pihak sekolah sudah berulangkali menyampaikan himbauan kepada wali murid agar anaknya tidak mengendarai motor sendiri ke sekolah. Namun tidak semua wali murid mau melaksanakan imbauan pihak sekolah ini. “Pernah kami melarang setelah itu banyak wali murid yang protes,” jelas Samsudin Ali, Kepala Sekolah SMP 1 Banyuwangi.

Alasan yang disampaikan wali murid bervariasi. Ada orang tua yang mengaku tidak sempat mengantarkan anaknya ke sekolah. Ada juga untuk efektifitas. Bahkan ada yang beralasan biaya. Karena jika menggunakan angkot atau ojek biayanya lebih besar. “Ada juga yang malu jika ke sekolah memakai sepeda kayuh, jadi akhirnya memilih menggunakan sepeda motor,” jelas Wahyu, Kepala SMP 3 Banyuwangi.

Dalam pertemuan akhirnya disepakati Satlantas akan mengirimkan surat edaran agar pelajar tidak mengendarai sepeda motor sendiri. Supiyan menyatakan akan mengirimkan surat larangan itu dalam minggu ini. “Akan kita lakukan sosialisasi selama seminggu, setelah itu baru kita lakukan penindakan,” tegasnya.

Supiyan menegaskan, kegiatan tersebut dilakukan menyusul banyaknya angka kecelakaan yang melibatkan pelajar. Pihaknya hanya mengundang Kepala sekolah SMP karena pelajar SMP yang menjadi prioritas dalam larangan ini. Sebab pelajar SMP yang kelas IX pun umurnya masih di bawah 17 tahun.

Menurutnya, larangan penggunaan sepeda motor mengendarai sepedaa motor sebenarnyaa sudah ada dalam undang-undang. Kampanye larangan ini dilakukan sebagai penegasan saja. Dia juga mengingatkan orang tua yang mengantar anaknya agar  anaknya juga mengenakan helm. “Jangan hanya orang tuanya saja yang pakai helm, anaknya juga harus pakai helm,”pungkasnya.(jai)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Pelajar SMP Dilarang Kendarai Motor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*