Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Pasar Modern Habisi Pasar Tradisional, Pedagang Kaki Lima Wadul DPRD

Pasar Modern Habisi Pasar Tradisional, Pedagang Kaki Lima Wadul DPRD

(189 Views) May 16, 2017 11:37 pm | Published by | No comment

– Pedagang Pasar dan Kaki Lima Banyuwangi saat menyampaikan aspirasi di DPRD Banyuwangi. (Memorandum – Hariyadi)

Banyuwangi, Memorandum – Puluhan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar dan Kaki Lima Banyuwangi (P3KLB), mendatangi Gedung DPRD Banyuwangi, Senin (15/05/2017). Mereka menyampaikan langsung keluh kesah sepinya penjualan, dampak dari selisih harga barang antara pasar tradisional dengan 2 (dua) Supermarket yang ada di Banyuwangi Kota. Para pedagang pasar tersebut, diterima langsung Komisi II, mereka dipertemukan dengan Dinas Perindustrian dan perdagangan, dalam rapat dengar pendapat.

Juru bicara P3KLB , A Thohir Wijaya Firdaus dalam kesempatan hearing menyampaikan, telah terjadi persaingan tidak sehat antara pasar modern dengan pasar tradisional. Mereka menuding ROXI Supermarket dan Vionata telah merusak harga – harga barang di pasar tradisional. “Roxy Supermarket dan Vionata menjual kebutuhan masyarakat, seperti sembako maupun barang lainnya dibawah harga pasar tradisional, sehingga berdampak pada menurunnya omzet penjualan pedagang di pasar Banyuwangi” ucap Firdaus dihadapan peserta rapat dengar pendapat.

Menurut Fidaus, seharusnya pasar modern seperti ROXI maupun Vionata tidak menjual barang dengan harga eceran seperti di pasar tradisional, sehingga para pedagang pasar maupun pedagang kaki lima masih dapat melanjutkan aktifitas jual beli tanpa merasa tersaingi pasar modern. “Di Banyuwangi, Roxy maupun Vionata justru menjual barang dengan harga eceran, sehingga berdampak pada pedagang kecil,” ungkapnya.

Selanjutnya melalui anggota DPRD Banyuwangi, para pedagang pasar tradisional Banyuwangi berharap kepada dewan untuk mendesak Pemerintah Daerah melakukan pengawasan harga-harga barang antara pasar modern dan pasar tradisional, sebagai upaya antisipasi kebangkrutan pasar tradisional.

Sementara usai mendengarkan keluhan yang disampaikan pedagang pasar, Ketua Komisi II, Handoko berencana memanggil managemen ROXI Supermarket, Vionata, Indomart, Alfamart dan Swalayan-swalayan yang beroperasi di Banyuwangi untuk melakukan koordinasi atau musyawarah atas keluhan yang disampaikan pedagang. “Hari Kamis pekan ini, akan kita panggil ROXI,Vionata , Indomart dan Swalayan lainnya, dengan maksud,agar mereka mendengarkan keluhan-keluhan yang disampaikan pedagang pasar tradisional” ungkap Handoko mengakhiri wawancaranya. (ydi/bud)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Pasar Modern Habisi Pasar Tradisional, Pedagang Kaki Lima Wadul DPRD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*