Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PARIWISATA » Pantai Boom Marina Mengangkat Pamor Banyuwangi

Pantai Boom Marina Mengangkat Pamor Banyuwangi

(1313 Views) October 31, 2015 1:57 pm | Published by | No comment

pantai boomBANYUWANGI – Humas PT Pelindo III(Persero) Cabang Tanjung Wangi, Mareta Mulia menyatakan, pengembangan dan pembangunan Pantai Boom Banyuwangi saat ini sudah memasuki tahap sinkronisasi masterplan dan studi kelayakan.

“Kabar terbaru, Kementerian Pariwisata mengharapkan realisasi lebih cepat. Pihak Kementerian berharap Tahun 2016 sudah bisa beroperasi dan dijadikan tuan rumah event yacht,” ujar Mareta kepada Surya.CO.ID, Jumat (30/10/2015).

Boom Marina Banyuwangi yang akan dibangun menjadi Kompleks Marina modern lengkap dengan zona-zona penunjang seperti zona residensial dan zona rekreasi, termasuk sentra olahraga dan eco-resort itu semula ditargetkan beroperasi Tahun 2017.

Rencananya, Pelindo III akan menggelar Fremantle to Banyuwangi Yacht Race & Rally di Marina, dua tahun mendatang setelah sukses menyelenggarakan Fremantle to Indonesia Yacht Race dan Rally (event berlayar dari Australia dan finish di Pelabuhan Benoa Bali) tahun ini.

Tapi pihak Kementerian Pariwisata nampaknya ingin diselenggarakan event yacht berbeda Tahun 2016 dengan Boom Marina Banyuwangi sebagai ikonnya.

“Kami sangat antusias menindaklanjuti dukungan dan harapan Kementerian Pariwisata itu, hanya saja semua perlu dijalankan dengan sebaiknya,” ujar Mareta.

Dalam hal ini kami tidak ingin hanya membangun saja, perlu study kelayakan agar sesuai dengan tujuan, jika semua berjalan lancar tidak menutup kemungkinan pembangunan bisa

Tahapan baru pembangunan Boom Marina yang dirancang dengan konsep dasar kearifan lokal dan ramah lingkungan di area seluas 44,2 hektar itu akan dimulai awal Bulan November 2015.

Menurut rencana, minggu depan akan lakukan penandatanganan MoU dengan PT Pelindo Properti Indonesia (PPI), anak usaha Pelindo III sebagai pelaksana pembangunan Marina yang disebut menelan investasi senilai Rp 200 miliar.

“Sudah ada pertemuan dengan pemerintah, PT PPI, dan konsultan arsitek untuk sinkronisasi dermaga yang ada, program pembangunan pemerintah dan yang akan kami bangun,” kata Mareta.

Bapak Bupati memberi masukan dibangun masjid, penataan nelayan agar bisa tetap beraktivitas juga diakomodir, termasuk yang utama upaya membangun kesadaran masyarakat menjaga kebersihan sungai dan kawasan sekitar pelabuhan,” paparnya menambahkan.

Bukan hanya Pemerintah Pusat melalui Kementerian, Pemerintah Daerah Banyuwangi dan Pelindo III sebagai pelaku, masyarakat yang bersingungan langsung dengan rencana pengembangan kawasan ini juga melontarkan harapan dan antusias positif.

Sunarsih (35), pedagang di Sentra Kuliner Pantai Boom Banyuwangi misalnya, mengaku potensi pendapatannya saat ini cenderung meningkat seiring penataan kawasan wisata pantai yang berada di Kota Banyuwangi.

Meski mengaku merasa was-was usahanya akan terdampak pengembangan kawasan Marina, Sunarsih dan beberapa pedagang di pusat kuliner optimistis mereka akan tetap terfasilitasi.

“Kalau dikembangkan pastinya kan akan lebih baik, banyak pengunjung. Kami berharap kalaupun misalnya nanti semua dikembangkan lebih modern, ada restoran modern atau supermarket modern di sini, ya tetap pasar untuk warga kecil juga dapat perhatian terus, tetap ada,” ujar Sunarsih.

Menempati salah satu bilik kios yang disediakan untuk disewakan di pusat kuliner yang sudah tertatat rapi, Sunarsih dan suaminya menawarkan beberapa menu makanan dan minuman.

Menu ringan es degan Rp 8000 dan camilan khas Banyuwangi, Tahu Walik, seharga Rp 4000 per porsi, menjadi salah satu menu favorit pengunjung. Menu ringan itu cukup menarik selera pengunjung yang datang dari dalam dan luar kota untuk menemani bersantai di pantai.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, Jarianto menyebut pihaknya sangat mendukung dan berterimakasih pada stake holder yang turut mendukung perkembangan pariwisata di Jatim.
Menurutnya pembangunan Boom Marina banyuwangi bisa menjadi gerbang baru pariwisata Jatim dan nasional di laut.

“Banyuwangi sangat antusias mengembangkan diri di sektor wisata, tentunya pengembangan Boom Marina semakin membuka gerbang wisata dari pelayaran domestik dan international. Hanya saja pengelolaannya juga harus bagus,” tegas Jarianto, Jumat (30/10/2015).

Kepala Dinas yang kini juga menjadi PJ BupatiTrenggalek itu menyebut jumlah kunjungan wisata mancanegara ke Jatim pada tahun 2014 sebanyak 463.596 wisatawan.

Pertumbuhan kunjungan wisatawan asing di Jatim ini hanya sebesar 17,69 selama lima tahun terakhir. Pergerakan wisatawan nusantara di Jatim di tahun yang sama tercatat sebanyak 45.61 juta wisatawan dengan perhitungan pertumbuhan selama lima tahun terakhir sebesar 12,92 persen.

Tahun 2015, target kunjungan wisatawan mencanegara ke Jatim naik 7 persen atau sebesar 464.258 wisatawan. Sedangkan pergerakan wisatawan nusantara diharapkan naik 6 persen menjadi 48,34 juta wisatwan.

“Tahun ini target pertumbuhan wisatawan belum bisa terlalu besar. Mudah-mudahan dengan adanya terobosan dan pengembangan seperti Boom Marina di Banyuwangi nantinya bisa mendongkrak jumlah wisatawan ke Jatim,” tambah Jarianto.

Antusias menjadikan gerbang laut baru, Boom Marina Banyuwangi sebagai pendongkrak kunjungan wisata tidaklah berlebihan. Pemkab Banyuwangi sendiri juga terus mengembangkan sektor wisata.

Baik dengan mempopulerkan daerah tujuan wisata seperti Kawah Ijen, Pulau Tabuhan, Pantai Plengkung, Alas Purwo dan Pulau Merah berikut beragam festival seni dan budaya yang dikemas menarik secara periodik.

Sektor pariwisata ikut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan per kapita penduduk Banyuwangi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut pendapatan per kapita penduduk Banyuwangi Tahun 2014 sebesar Rp 33 juta per tahun. Angka itu melonjak tajam menjadi Rp 14,97 juta per tahun pada Tahun 2010 .

Data kunjungan wisatawan domestik Banyuwangi Tahun 2011 tercatat sebesar 401.968 orang, meningkat menjadi 1.955.308 orang di Tahun 2014.

Sedangkan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 42.938 orang pada 2011 meningkat menjadi 78.483 Tahun 2014. Jumlah wisatawan ke Banyuwangi diharapkan terus meningkat seiring pengembangan fasilitas penunjang dan tentunya diharapkan juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : surabaya.tribunnews.com

Categorised in:

No comment for Pantai Boom Marina Mengangkat Pamor Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*