Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Nota R-APBD 2018, Bupati Fokuskan Pemerataan Ekonomi Berkeadilan

Nota R-APBD 2018, Bupati Fokuskan Pemerataan Ekonomi Berkeadilan

(149 Views) November 16, 2017 4:00 pm | Published by | No comment

Usai pembacaan nota penjelasan R APBD 2018 Wabup Yusuf Widyatmoko serahkan ke pimpinan dewan

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi melalui Wakil Bupati, Yusuf Widyatmoko, S.Sos menyampaikan Nota Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2018, dalam rapat paripurna DPRD, Kamis (16/11/2017).
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ismoko didampingi Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara, SE dan Wakil Ketua,Yusieni, dan dihadiri, Sekretaris Daerah, Drs. Djadjat Sudrajat, Jajaran Kepala SKPD, Camat dan Lurah se Banyuwangi.
Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko pada Nota Penjelasan Raperda RAPBD Tahun 2019, menjelaskan,Tahun 2018 adalah tahun ketiga dari periode kedua RPJMD Kabupaten Banyuwangi tahun 2016-2021.
Menyongsong tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, akan fokus pada kebijakan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan. Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi yang inklusif, yang dapat dinikamti oleh seluruh masyarakat secara merata, disertai upaya menekan kesenjangan dan peningkatan pemerataan distribusi pendapatan antar kelompok masyarakat dan antar wilayah.
“ Untuk itu saya minta semua pihak, untuk turut mendorong prinsip kebersamaan, kegotong royongan dan partisipasi dalam setiap aktifitas pembangunan daerah,” pinta Yusuf Widyatmoko dihadapan rapat paripurna.
Proyeksi pendapatan, belanja maupun pembiayaan, diharapkan dapat secara efektif menstimulasi pertumbuhan ekonomi, meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan menurunkan angka pengangguran, ketimpangan dan kemiskinan di Banyuwangi.
“ Pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi tahun 2018, mampu tumbuh lebih baik pada kisaran 5,65 persen, PDRB atasdasar harga berlaku, diprediksi tumbuh mencapai 71,16 Trilyun Rupiah, dengan laju inflasi dalam kisaran 3 hingga 4 persen,” ucapnya.
Pendapatan Daerah dalam tahun 2018 direncanakan sebesar Rp. 2.971.164.012.819,91 sen. Sedangkan komposisi Belanja Daerah tahun 2018 sebesar Rp. 3.000.164.012.819,91 sen.
“Permasalahan utama yang timbul, dalam sisi belanja adalah tingginya tingkat kebutuhan yang tidak seimbang dengan kapasitas fiskal daerah, sehingga dalam penentuan besaran belanja daerah perlu disusun secara selektif sesuai dengan KUA-PPAS,”jelas Yusuf Widyatmoko.
Untuk mendukung terciptanya stabilitas keuangan daerah diupayakan agar selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan,yang disebut pembiayaan netto, dialokasikan untuk menutup defisit anggaran. Penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp. 29 Miliar, dan pengeluaran pembiayaan daerah nihil.

 

Reporter : Hariyadi

Categorised in:

No comment for Nota R-APBD 2018, Bupati Fokuskan Pemerataan Ekonomi Berkeadilan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*