Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Mall Sritanjung Batal Dieksekusi

Mall Sritanjung Batal Dieksekusi

(393 Views) May 17, 2017 6:46 am | Published by | No comment

– Petugas Pengadilan Negeri Banyuwangi, saat melakukan survey Mall Of Sritanjung (Most), kemarin. (Memorandum – Farrahur)

Banyuwangi, Memorandum – Keinginan Bupati Banyuwangi untuk mengelola Mall Of Sritanjung (Most) masih terganjal. Sebelumnya, sesuai dengan surat Nomor; W14.U16/199/HK.02/05/2017 tertanggal 8 Mei 2017, akan dilakukan Sita Eksekusi pada Selasa 16 Mei 2017. Namun eksekusi batal dilaksanakan. Informasi yang dihimpun Memorandum, pembatalan tersebut karena sedang terjadi gugatan melawan eksekusi yang dilakukan pihak PT Dian Graha Utama (DGU) selaku tergugat melawan Pemkab Banyuwangi sebagai Penggugat.

Selanjutnya, berdasarkan surat penetapan yang dikeluarkan Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi nomor : 66/Pdt.G/2012.PN.BWI. jo Nomor : 11/Pdt. G.Eks/PN BWI tanggal 2 Mei 2017, PN Banyuwangi melakukan survey lokasi dalam perkara 66/Pdt.G/2012.PN.BWI, di Mall of Sritanjung dan inventarisasi beberapa aset yang melekat pada Mall Of Sritanjung.”Kita sedang survey lokasi dan pendataan untuk memilah-milah aset yang dimiliki PT. DGU maupun Pemkab Banyuwangi,” ucap salah satu petugas PN Banyuwangi.

Sementara itu, Slamet Agus sudarsono selaku tergugat dari PT DGU, mengatakan, survey lokasi dan pendataa beberapa aset yang dilakukan PN Banyuwangi ini bermula ketika PT. DGU kalah sidang di Mahkamah Agung dan berujung pada surat panggilan dari Pengadilan Negeri Banyuwangi terkait  rencana eksekusi dengan melalui beberapa tahapan.

Dari hal itu, PT. DGU langsung mengajukan gugatan perlawanan terhadap eksekusi tersebut. Jika memang akan di eksekusi, Maka pihak PT.DGU meminta harta yang melekat pada Mall of Sritanjung sebelum eksekusi dilakukan. “Saya minta sekitar 6,1 M untuk dana yang dikeluarkan untuk keperluan penyempurnaan pembangunan Mall of Sritanjung dan beberapa properti sekitar 5 M, atau sekitar 33 persen,” ungkap Agus.

DGU juga berharap untuk segera difasilitasi pertemuan antara PT. DGU dengan Bupati Banyuwangi. Tujuannya, kata Agus, untuk klarifikasi gugatan dan minta pengembalian uang yang sudah tertanam di gedung sebelum dieksekusi. Apabila disitu didapati kesalahan PT. DGU, mohon untuk ditunjukkan kesalahannya. “Apabila salah mohon untuk ditunjukkan kesalahannya, jangan berlindung dibalik keputusan itu, jika memang benar salah dan kurang obyektif, saya akan keluar tanpa syarat tidak akan minta ganti rugi,” tukasnya. (fat/bud)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Mall Sritanjung Batal Dieksekusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*