February 22, 2018

Laskar Obor dan Pawai Ta’aruf Kabat Mantren Meriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Banyuwangi – Dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga Masyarakat Dusun Mantren, Desa Kabat, Kecamatan Kabat dimeriahkan dengan atraksi tradisional Pencak Obor serta Pawai Ta’aruf pada Rabu malam, (29/11/2017) yang dipusatkan di Dusun Mantren – Kabat.
Acara yang cukup meriah ini digagas oleh karang taruna Tunas Jaya Abadi, pencak obor serta pawai ta’aruf ini nantinya akan keliling kampung, kegiatan ini berlangsung cukup meriah dan semarak selain pencak obor dan pawai ta’aruf terlihat semua warga guyub dari anak anak hingga orang dewasa turut ikut dalam pawai itu dengan memeriahkan penampilan seperti obor lampu, obor bambu bagi anak anak, dan obor tali yang dilakukan oleh para laskar obor yang telah profesional pastinya.
Selain itu juga kegiatan itu diiringi oleh beberapa urutan pawai untuk menghiasi pawai ta’aruf tersebut seperti jodang miniatur masjid, miniatur pejuang islam yang telah dibuat oleh beberapa warga, telur endog endogan, serta hiasan hiasan lainya, serta diiringi dengan sholawatan dan kesenian kesenian musik hadrah yang dilantunkan di sepanjang jalan.
Acara pawai ini dimulai sejak pukul 19.00 WIB, meski cuaca sedikit gerimis, namun itu tidak mempengaruhi semangat para warga masyarakat untuk menyemarakkan kegiatan pawai ta’aruf serta pawai obor itu tersebut.
Kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun itu merupakan tradisi turun temurun saat merayakan maulid nabi Muhammad SAW, pawai ini melibatkan ratusan warga memang dinanti nanti oleh para warga masyarakat setempat, sementara itu selain warga setempat banyak warga dari luar desa untuk menyaksikan pawai obor serta pawai ta’aruf itu.
Acara yang sudah dirancang sejak tiga bulan lamanya ini memang menyita perhatian masyarakat dari luar wilayah itu, Vahmy selaku panitia penyelenggara menjelaskan, kegiatan pawai ta’aruf serta pencak obor dalam rangka untuk memperingati maulid nabi Muhammad SAW ini merupakan ajang untuk mewujudkan kebersamaan dan persaudaraan umat islam di wilayahnya. Ungkapnya
Pawai Obor yang melibatkan kurang lebih 100 orang ini merupakan simbol penerangan yakni hijrahnya manusia dari zaman kebodohan menuju kepintaran, dari zaman kegelapan menjadi zaman yang terang benderang seperti saat ini, mangkanya dalam kegiatan ini disimboliskan dengan Obor yang dimainkan oleh orang yang telah profesional. Tambah Vahmy
Kemudian acara ditutup dengan pengajian akbar memperingati maulid nabi Muhammaf SAW pada malam berikutnya, pada kamis malam (30/11/2017)
Antusias warga terlihat gembira saat pawai dimulai, warga berharap di peringatan hari besar islam (PHBI) lainnya bisa diselenggarakan seterusnya sehingga bisa menjadi tradisi tersendiri di wilayah itu. Ujar Nurohmah.
Reporter :  Rochman
banner 468x60