Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PERISTIWA » Lanjutan Ibu dan anak Bunuh diri, Keluarga Tolak Otopsi

Lanjutan Ibu dan anak Bunuh diri, Keluarga Tolak Otopsi

(349 Views) March 17, 2017 11:04 pm | Published by | No comment

– Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin, bersama Kanit Reskrim Ipda Siswanto berbincang dengan Boniran, Kakak kandung korban (baju coklat)

Banyuwangi, Memorandum – Penyebab kematian Tumarni Ririn, (47) dan Evi Nurvitasari, (16), masih menjadi misteri. Meski demikian jenazah keduanya sudah dimakamkan pada di hari yang sama mereka ditemukan tewas. Mereka dimakamkan karena permintaan keluarga yang menolak untuk dilakukan otopsi pada jenazah ibu dan anak tersebut.

Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin menyatakan, proses pemakaman jenazah ibu dan anak tersebut dilakukan setelah setelah magrib di area pemakaman setempat. Pemakaman keduanya memang dilakukan setelah anaknya yang tinggal di Bali tiba. “Begitu anaknya yang dari Bali datang langsung dimakamkan,” katanya dihubungi melalui saluran telepon, kemarin (16/3).

Mantan Kapolsek Songgon ini menyatakan, pihaknya meyakini kedua orang ini meninggal karena bunuh diri. Keyakinan itu diperkuat dengan temuan surat wasiat yang diyakini ditulis oleh kedua orang tersebut. Selain itu, keterangan kakak kandung Turmini, Boniran, sebelum ditemukan tewas korban sempat pamit dan menitipkan dua anak laki-lakinya. Polisi juga mendapatkan keterangan dari tetangga korban kalau korban sudah sering kali meminta maaf dan pamit akan pergi jauh.

Mengenai bagaimana korban mengakhiri hidupnya, ini yang tetap menjadi misteri. Sebab pihaknya tidak bisa mengambil langkah lebih jauh untuk mencari penyebab pasti kematian kedua korban. “Keluarganya menolak untuk dilakukan otopsi, semua sudah memberikan surat pernyataan penolakan untuk dilakukan otopsi,” jelasnya.

Mengenai  gelas berbau pesing yang ditemukan ditempat sampah dapur korban, Kusmin mengaku hingga saat ini gelas tersebut masih diamankan bersama sejumlah barang bukti lain. Untuk langkah lebih lanjut pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Banyuwangi. Jika memang diperlukan gelas tersebut akan dicek ke laboratorium forensik untuk mengetahui kandungan apa yang ada dalam gelas tersebut.

Untuk diketahui, Tumarni Ririn dan putrinya Evi Nurvitasari diketahui tewas di kamar rumahnya di Dusun Krajan I RT 18 RW 02, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Tewasnya kedua orang ini pertama kali diketahui Boniran, kakak kandung Tumarni. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Korban diduga kuat bunuh diri karena ditemukan surat wasiat. Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Wongsorejo untuk divisum. Anehnya, hasil visum luar sama sekali tidak ditemukan  tanda-tanda kekerasan. Tidak hanya itu dari mulut korban juga tidak ada bau yang  aneh. Sehingga bagaiman korban mengakhiri hidupnya masih menjadi misteri. (jai/bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Lanjutan Ibu dan anak Bunuh diri, Keluarga Tolak Otopsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*