February 19, 2018

Koperasi Harus Mampu Berinovasi

BANYUWANGI – Koperasi harus terus berinovasi dalam menjalankan programnya. Hal ini disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas dalam rapat anggota rencana kerja (RARK) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bangkit Bersama, di aula RSI Fatimah, Rabu (31/12).

Bupati Anas mengatakan peran koperasi dalam memajukan perekonomian masyarakat  sangatlah banyak. Tidak hanya kegiatan simpan pinjam dan perdagangan, koperasi juga dapat menggerakkan sektor usaha mikro.

Untuk itu Bupati meminta agar koperasi terus berbenah. Apalagi, saat ini sektor informal di Banyuwangi terus tumbuh dan neraca perdagangan terus naik. Produk domestik regional bruto (PDRB) Banyuwangi pun mencapai Rp. 40 trilyun. Dinamika pertumbuhan ekonomi daerah ini harus dapat diimbangi oleh koperasi dengan berbagai lompatan, jangan hanya berhenti di zona nyaman.

“Koperasi tidak boleh berhenti dengan hanya mengelola dana yang ada. Harus ada lompatan untuk menyumbang pertumbuhan ekonomi mikro. Untuk itu koperasi harus produktif dan menghasilkan,” kata Bupati Anas.

Bupati mencontohkan, saat ini beberapa aset milik Pemkab dikelola dengan maksimal. Seperti Hotel Blambangan, Stadion, RSUD telah dipugar dan diperbaiki. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan penghasilan daerah.

“ Hal ini bisa ditiru oleh Koperasi. Dengan menambah aset-aset koperasi yang produktif dan menghasilkan,” ujar Bupati.

Selain itu koperasi bisa menambah penghasilan dengan menyediakan oleh-oleh bagi tamu-tamu pemkab. Misalnya menyediakan buah naga yang dikemas dengan cantik. Atau bekerjasama dengan outlet kaos khas Banyuwangi. Koperasi juga bisa membuka kantor cabang di SKPD yang strategis.

“Berbagai inovasi ini akan ikut menyumbangkan pertumbuhan ekonomi yang ujungnya juga untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” pungkas Bupati. (Humas Protokol)

banner 468x60