Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Komnas HAM Minta Reklamasi Pantai Boom Distop

Komnas HAM Minta Reklamasi Pantai Boom Distop

(775 Views) July 12, 2016 11:14 pm | Published by | No comment

-Surat dari Komnas HAM RI yang diterima LSM Rejowangi

– Surat dari Komnas HAM RI yang diterima LSM Rejowangi

Banyuwangi, Memorandum – Kekhawatiran Warga Kelurahan Kampung Mandar atas kegiatan reklamasi yang dilakukan dalam rangka permbangunan Pelabuhan Marina Pantai Boom, mendapat respon dari Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) RI.

Melalui surat nomor; 711/SPPP/VI/2016 tertanggal 8 Juni 2016, Komnas HAM meminta kepada LSM Rejowangi sebagai pihak yang telah berkirim surat kepada Presiden RI untuk memohon penghentian Proyek Pelabuhan Marina Pantai Boom, untuk melengkapi beberapa persyaratan guna penelusuran kasus proyek tersebut oleh pihak Komnas HAM.

Sebagaimana diberitakan harian Memorandum beberapa waktu lalu, LSM Rejowangi yang mengaku sebagai representasi warga sekitar, telah melayangkan surat kepada Presiden Jokowi dan meminta agar proyek tersebut dihentikan. Melalui surat nomor; 1/R.PB/RJW/BWI/IV/2016, disebutkan, bahwa kegiatan reklamasi Pantai Boom itu tidak didasari kajian lingkungan hidup strategis dan mengabaikan domumen Amdal. Hal tersebut dapat mengakibatkan rusaknya wilayah konservasi dan perubahan drastis kehidupan ekosistem biota laut sehingga mengganggu aktifitas kehidupan nelayan sekitar. Selain ditujukan kepada Presiden, surat tersebut juga ditembuskan kepada Komnas HAM RI.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa Proyek pembangunan sarana-prasarana penunjang Pelabuhan Marina Pantai Boom di Pulau Temoran (sisi sebelah barat Pantai Boom, red.) yang dikerjakan oleh PT Pelindo Property Indonesia (PPI), mulai dikerjakan meski belum mengantongi dokumen Amdal. Karena itu, proyek pembangunan yang diawali dengan kegiatan reklamasi itu diprotes oleh warga sekitar.

Terkait surat dari Komnas HAM tersebut, penasehat LSM Rejowangi, Ir HM Eko Sukartono, mengaku akan segera berkoordinasi dengan seluruh aktifis di lapangan guna melengkapi persyaratan sebagaimana yang diminta Komnas HAM. “Kita bersyukur karena pengaduan kita mendapat respon dari Komnas HAM. Dan kita akan segera kita lengkapi apa yang telah dipersyaratkan,” ujar Eko, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (10/7) kemarin. (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: ,

No comment for Komnas HAM Minta Reklamasi Pantai Boom Distop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*