Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Kerja Tim Percepatan Tanah Hibah Lamban, Dewan Kecewa

Kerja Tim Percepatan Tanah Hibah Lamban, Dewan Kecewa

(90 Views) November 2, 2017 1:08 pm | Published by | No comment

Anggota DPRD dari fraksi PDI-Perjuangan, Eko Hariyono,S.Pd

Banyuwangi, Memorandum – Rapat Koordinasi antara DPRD , Pemerintah Daerah dan warga Dusun Pancer, terkait penyelesaian tanah hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur batal digelar.
Pembatalan tersebut dilakukan,lantaran beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang masuk dalam tim penelusuran aset Pemda, kompak tidak menghadiri undangan Rakor yang digelar oleh dewan tersebut.
Anggota DPRD dari fraksi PDI-Perjuangan, Eko Hariyono,S.Pd mengatakan, Rakor yang bertujuan untuk mengetahui progres penyelesaian tanah hibah di Dusun Pancer,Desa Sumberagung,kecamatan Pesanggaran, terpaksa dibatalkan. DPRD kecewa,karena tidak satupun pejabat terkait hadir memenuhi undangan dewan.
“ Rapat Koordinasi terpaksa kita hentikan, karena belum ada etikat baik dari teman-teman eksekutif,terutama dari tim percepatan, bagian hukum dan SKPD terkait, tidak hadir, hanya mendelegasikan staf,” ucap Eko Hariyono saat dikonfirmasi Memorandum, Rabu (01/11/2017) di Ruang Khusus DPRD Banyuwangi.
Menurut Eko Hariyono, puluhan warga Dusun Pancer, jauh-jauh datang ke gedung DPRD Banyuwangi, niatnya ingin mengetahui, tahapan apa yang akan dilakukan oleh Tim Pemerintah Daerah, usai proses tinjau batas dan pengukuran oleh Biro Perencanaan Perhutani Jawa Timur dilaksanakan.
“ Kita kasihan kepada warga Dusun Pancer,jauh-jauh datang ke DPRD untuk mendengarkan, seperti apa kelanjutan proses itu, namun pihak eksekutif hanya mendelegasikan pada staf-stafnya,  dilanjukan pun tidak ada hasilnya,karena mereka tidak mempunyai kewenangan,” ungkap Eko Hariyono.
Sementara perwakilan warga Dusun Pancer, Joko Wisnoto,Edy menyampaikan, pasca ditemukannya dokemen penyerahan tanah hibah dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Biro Perencanaan Perhutani jawa Timur telah melakukan tinjau batas dan pengukuran.
Tanah Hibah tersebut seluas 29,5 Hektar, 5 Hektar dipergunakan untuk Tempat Pelelangan Ikan (TPI), 7 Hektar untuk lokasi Pariwisata dan sisanya saat ini dihuni sebanyak 963 Kepala keluarga. Pihaknya mendatangi DPRD , tujuan utamanya adalah untuk mengetahui, proses kelanjutan penyelesaian tanah hibah tersebut,  namun sangat disayangkan pihak Pemerintah Daerah tidak hadir memenuhi undangan dewan. (ydi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Kerja Tim Percepatan Tanah Hibah Lamban, Dewan Kecewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*