Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Kasus Pengeroyokan Warga, Polisi Bidik Kades Kedungrejo

Kasus Pengeroyokan Warga, Polisi Bidik Kades Kedungrejo

(383 Views) March 31, 2017 9:03 am | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Polisi langsung menindak lanjuti laporan dugaan pengeroyokan yang dialami Nurudin, (44), warga Dusun Krajan, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar. Dalam waktu dekat Polisi akan memanggil saksi-saksi terkait kasus yang mencatut oknum Kepala Desa Kedungrejo tersebut.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Dewa Putu Prima Yogantara Parsana menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya segera memanggil saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut. “Segera kita panggil saksi-saksinya untuk kita mintai keterangan seputar kasus ini,”  jelas Polisi kelahiran Bandung  ini.

Langkah awal, menurutnya, yang pertama dimintai  keterangan adalah saksi pelapor yakni Nurudin. Setelah pemeriksaan Nurudin barulah akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi yang lain. Jika seluruh saksi sudah selesai diperiksa,  barulah pihaknya akan memanggil enam terlapor termasuk Kades Kedungrejo, Muncar, Abdurahman.

Diberitakan sebelumnya,  Nurudin melaporkan Kades Kedungrejo, Muncar, Abddurahman atas dugaan pengeroyokan. Abdurahman dilaporkan bersama 5 orang temannya. Versi  Nurudin, dugaan pengeroyokan itu terjadi di Balai Desa Kedungrejo pada pukul 15.00 WIB Sabtu (25/3) lalu.

Nurudin menyebut dia dipanggil Abdurahman karena dirinya salah memangil orang. Saat tiba di  Balai Desa mengaku bukannya ditanya baik-baik tetapi malah dimarahi  dan dipukul oleh Abdurahman. Setelah Abddurahman memukul teman-temannya yang berada di dalam kantor Desa keluar dan ikut melakukan pemukulan. “Seluruhnya ada 9 orang tapi yang melakukan pemukulan sekitar 6 orang,” kata Nurudin melalui saluran telepon.

Akibatnya pengeroyokan itu, Nurudin mengaku mengalami luka lebam di bagian kepala dan wajahnya. Selain itu, beberapa luka akibat pukulan itu juga mengeluarkan  darah. Tak terima dengan apa yang dialaminya, Nurudin melaporkan kejadian itu ke Polres Banyuwangi malam itu juga.

Terpisah, Abdurahman membenarkan dirinya memanggil Nurudin ke kantor Desa Kedungrejo. Dia memanggil Nurudin untuk klarifikasi karena Nurudin mengaku sebagai anggota Polda. Dia melakukan klarifikasi sebagai pimpinan  Desa agar warganya tidak resah. Dia  juga mengaku  telah  menanyai Nurudin  secara baik-baik. “Tapi dia ngengkel  dan malah menantang saya. Saya tahu dia memang sengaja memancing emosi saya,” jelasnya.

Dia juga membantah melakukan pemukulan terhadap Nurudin. Dia mengaku hanya sekedar mendorong-dorong saja. Namun karena saat itu banyak teman-temannya  dia menyebut mungkin teman-temannya yang memukul Nurudin. “Saya buat apa memukul, saya tahu aturan, saya  cuma dorong-dorongan gitu,,” jelasnya.(jai)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Kasus Pengeroyokan Warga, Polisi Bidik Kades Kedungrejo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*