February 18, 2018

Kasus Dugaan Korupsi Dana ADD Desa Kalibaru Wetan Giliran Bendahara Desa Ikut Jadi Tersangka

Banyuwangi, Memorandum – Kasus dugaan korupsi dana Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Kalibaru Wetan terus bergulir. Setelah menetapkan SS, Kepala Desa Kalibaru Wetan Sebagai tersangka. Kini penyidik Satreskrim Polres Banyuwangi kembali menetapkan satu tersangka lagi.  Tersangka baru ini adalah SW.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Stevie Arnold Rampengan menyatakan, SW ditetapkan sebagai tersangka karena yang bersangkutan mengetahui aliran dana ADD Desa Kalibaru Wetan. SW juga diduga ikut menikmati dana ADD untuk keperluan pribadinya. “Setelah kita lakukan gelar, dia kita tetapkan,”  kata Polisi asal Manado ini.

SW sendiri menurutnya adalah Bendaraha Desa Kalibaru Wetan. Sebagai bendahara, menurutnya, perempuan ini mengetahui  pos-pos penggunaan dana  yang bersumber dari dana ADD tahun 2015 tersebut.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik unit tindak pidana korupsi Satreskrim Polres Banyuwangi ada beberapa item pelanggaran yang terjadi dalam penggunaan dana ADD tersebut. Seluruhnya, ada 7 item pelanggaran yang diduga dilakukan kedua tersangka dalam pengelolaan dana ini. Akibatnya, Negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp 300 juta.

Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan pasal 2 dan 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 jo Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Polisi kini masih menunggu berkas perkara ini dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan untuk selanjutnya dilakukan pelimpahan. (jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

 

banner 468x60