Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Hari Keempat Aksi Mogok Makan Tolak Tambang Emas

Hari Keempat Aksi Mogok Makan Tolak Tambang Emas

(852 Views) March 20, 2016 9:07 am | Published by | No comment

Rela Mati Demi Demi Perjuangkan Keinginannya

Aksi Mogok Makan Banyuwangi di depan makam pahlawan hari ke em[at

Banyuwangi, Memorandum – Aksi mogok makan yang dilakukan warga Desa Sumberagung untuk menolak penambangan emas di Tumpang Pitu  sudah memasuki hari keempat. Meski ada salah satu peserta yang harus dilarikan ke rumah sakit, namun hal itu tidak mengurangi semangat peserta yang lain. 14 warga yang lain masih tetap memperjuangkan keinginannya tersebut. Bahkan mereka mengaku siap mati kelaparan demi memperjuangkan keinginannya itu.

Salah seorang perempuan yang ikut dalam aksi mogok makan, Parmi, (45), menyatakan, sejak awal tekadnya sudah bulat untuk ikut dalam aksi mogok makan itu. Dia ingin menunjukkan bahwa dia dan teman-temannya yang tinggal di sekitar lokasi penambangan emas PT. BSI benar-benar menolak keberadaan tambang emas itu.

Perempuan ini mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarganya untuk melakukan aksi tersebut. Mengenai suami dan anaknya, Parmi mengatakan, selama dirinya ikut aksi mogok makan suami dan anaknya masak sendiri di rumah. “Kalau keluarga di rumah sekarang masak sendiri, sekarang kan masak gampang,” katanya kemarin (19/3)

Perempuan ini bahkan siap menerima kemungkinan terburuk jika dirinya meninggal karena aksi mogok makan itu. Sebab menurutnya, jika penambangan emas tetap dilakukan dirinya juga akan sengsara. “Matipun saya ndak apa-apa, demi memperjuangkan nasib kami dan anak cucu kami nanti,” tegasnya dengan disambut anggukan teman-temannya yang lain pertanda setuju.

Senada dengan Parmi, Setiyani juga tidak ragu-ragu dalam menjalankan aksi mogok makan. Dia mengaku dengan suka rela melakukannya demi menyelamatkan lingkungan tempatnya lahir dan dibesarkan itu dari penambangan. “Pokoknya saya akan tetap berjuang bersama teman-teman kami yang ada di sini,” katanya.

Budiawan, warga yang menjadi pendamping aksi mogok makan menyatakan, warga akan tetap melakukan aksi mogok makan untuk memperjuangkan keinginan mereka untuk menolak penambangan emas di Tumpang Pitu. Selain akan merusak lingkungan menurutnya banyak warga yang kehilangan mata pencaharian dengan adanya penambangan emas di lokasi yang bergandengan dengan wisata pantai pulau merah itu. “Banyak warga yang bertani di sekitar Tumpang pitu, karena adanya penambangan mereka sekarang sudah tidak bisa bertani,” katanya.

Pria yang juga warga Desa Sumberagung ini berharap Bupati Banyuwangi terketuk hatinya untuk menyetujui keinginan mereka. “Apakah Bupati rela warganya sengsara seperti ini,” ujarnya.(jai)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in: ,

No comment for Hari Keempat Aksi Mogok Makan Tolak Tambang Emas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*