February 23, 2018

Dulur Isun : Slamet ‘Penyet’ Supriyadi

Berharap Kehidupan Seniman Sejahtera

Slamet 'Penyet' Supriyadi

Slamet ‘Penyet’ Supriyadi

Banyuwangi, Memorandum – Dari sudut pandangnya sebagai seniman panggung, perkembangan dan kemajuan Banyuwangi saat ini dinilainya sangat membanggakan. Percepatan pembangunan terlihat jelas kemajuannya diberbagai sektor. Dan perubahan itu bisa dirasakan langsung oleh Slamet Supriyadi, seorang seniman panggung yang tinggal di Desa Watukebo, Rogojampi.

“Apalagi dibidang kebudayaan dan pariwisata. Kolaborasi antara para seniman sepuh dan seniman-seniman muda telah menunjukkan prestasi yang luar biasa. Itu telah dibuktikan dengan begitu banyaknya penghargaan yang telah diraih,” kata Slamet Supriyadi, pelawak tradisional yang lebih dikenal dengan nama; Slamet Penyet ini.

Sebagai seniman panggung yang sudah 25 tahun lebih malang-melintang di panggung hiburan tradisional, Slamet Penyet tahu persis bagaimana suka-duka seorang seniman mengais rezeki dari panggung ke panggung. Karena itu, disinggung tentang Banyuwangi kedepan, seniman kelahiran 11 Maret 1976 yang sudah berkiprah di panggung hiburan sejak masih duduk di bangku SMP ini berharap, dimasa yang akan datang seni-budaya Banyuwangi bisa lebih maju lagi tanpa harus meninggalkan kearifan lokal.

“Yang lebih penting, bagaimana kemajuan itu bisa lebih mensejahterakan kehidupan para seniman dan budayawan, supaya seni-budaya Banyuwangi tetap lestari dan tidak ada matinya,” ungkapnya. Bener iku Kang…!! (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

banner 468x60