Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » DULUR ISUN » Dulur Isun : H Andang Chatib Yusuf

Dulur Isun : H Andang Chatib Yusuf

(516 Views) May 9, 2016 3:42 pm | Published by | No comment

Kisah Perawan Sunthi

H Andang Chatib Yusuf, Dulurisun

H Andang Chatib Yusuf

Banyuwangi, Memorandum – Masih ingat dengan syair lagu Perawan Sunthi? Syair yang ditulis sekitar tahun 1966, yang menurut penciptanya berisi tentang pesan-pesan kepada generasi muda agar selalu berhati-hati dalam menentukan pilihan langkahnya, itu pernah pula ditafsirkan secara “bebas” oleh aparat keamanan waktu itu. Konyolnya, yang muncul dari hasil penafsiran aparat keamanan itu kemudian dikait-kaitkan dengan simbol partai terlarang yang pernah berdiri di negeri tercinta ini. Dan itu berakibat sangat fatal bagi penciptanya, yang terpaksa harus meringkuk selama 15 hari dalam sel tahanan. Tragis memang! Itulah sepenggal kisah tentang kenyataan pahit yang pernah dialami oleh H Andang Chatif Yusuf.

Beruntung, pengalaman pahit kasus salah tafsir itu tak harus berlama-lama dialami oleh pencipta syair lagu-lagu Banyuwangen yang legendaris itu. Kala itu, budayawan Hasan Ali (Alm) secara dramatis berhasil mengeluarkan Andang dari sel tahanan aparat keamanan, dengan cara menafsirkan syair sebuah lagu wajib secara salah pula. “Syair lagu Garuda Pancasila pun bisa saya tafsirkan secara salah,” kata Andang, menirukan gertakan yang disampaikan (Alm) Hasan Ali kepada petugas kala itu.

Bila syair lagu Perawan Sunthi dan Kembang Pethetan telah menorehkan pengalaman pahit kepada Andang, lain halnya dengan syair lagu Umbul-umbul Blambangan yang aransemennya juga digarap oleh Basir Noerdian. Lagu yang kembali mencuat pada masa pemerintahan Bupati Ir H Samsul Hadi ini justru menuai banyak pujian dan menjadi cukup fenomenal.

Menjadi fenomenal karena lagu bernada mars itu oleh kalangan seniman, budayawan, dan beberapa tokoh masyarakat dinilai mampu menggambarkan topography Banyuwangi secara utuh serta mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk membangun daerahnya. Atas dasar penilaian itulah, Pemkab Banyuwangi kemudian menetapkan lagu “Umbul-umbul Blambangan” sebagai lagu pembangkit semangat masyarakat dalam membangun, sekaligus sebagai mars resmi Kabupaten Banyuwangi sebagaimana tertuangkan dalam surat keputusan (SK) Bupati. Banyuwangi, kulon gunung, wetan segara…!! (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Dulur Isun : H Andang Chatib Yusuf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*