Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Dokter dan Perawat RSUD Genteng Demo

Dokter dan Perawat RSUD Genteng Demo

(438 Views) May 11, 2017 11:15 pm | Published by | No comment

Tuntut Dana Jasa Pelayanan Transparan

Dokter dan perawat di RSUD Genteng, milik Pemkab Banyuwangi, menggelar aksi demo ke manajemen pengelola

Banyuwangi, Memorandum – Dokter dan perawat di RSUD Genteng,  milik Pemkab Banyuwangi,  menggelar aksi demo ke manajemen pengelola, (10/5).

Mereka menuntut,  agar pihak manajemen lebih profesional sehingga dana jasa pelayanan (JP) transparan.

Aksi demo dokter dan perawat berlangsung damai.  Mereka menggelar doa bersama dan orasi, dilingkungan rumah sakit tersebut.

dr Risandi Harry P. Sp OT salah satu dokter yang ikut menyuarakan dalam aksi, menurutnya agar menjadi rumah sakit daerah yang makin baik, selalu melakukan sosialisasi yang terbuka dalam setiap kebijakan. “Yang diharapkan transparansi dan managemen mau sosialisasi dalam kebijakan,” ungkapnya.

Pantauan Memorandum, petugas medis juga melakukan aksi lepas baju seragam sebagai bentuk dorongan terhadap pihak manajemen untuk mengawali semangat yang baru kekompakan, kebersamaan dan keterbukaan demi kemajuan rumah sakit.

Selain tentang dana JP yang diterima per dua bulan sekali, dokter dan perawat juga menginginkan kejelasan dalam jenjang kenaikan golongan.

Aksi doa bersama ini sengaja digelar menyusul mandegnya dana JP untuk awal tahun 2017 ini.

Manajemen RSUD Genteng, yang diwakili Kasie Pelayanan Medis, dr Sugiono, mengaku sangat mendukung aspirasi yang disampaikan para dokter dan perawat.

Dia menjelaskan, terkait dana JP yang tidak diterima seluruh karyawan adalah imbas kelebihan pembayaran pada akhir tahun 2016 lalu. Baru diketahui usai audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur.

“Sesuai prosedur, kelebihaan harus dikembalikan, jadi selama 4 bulan ini karyawan tidak bisa menerima JP, dan pembayaran akan kembali normal mulai Juni mendatang,” katanya.

Kasie Administrasi RSUD Genteng, Didit EP menambahkan, mengacu audit BPK Jatim, kelebihan pembayaran dana JP disebabkan pendapatan rumah sakit yang tidak memenuhi target di tahun 2016. Dan sebelumnya, pihak manajemen juga sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh dokter dan perawat setempat.

“Yang jelas, manajemen menyambut baik aksi doa bersama tadi, dan aspirasi yang tersampaikan kami anggap sebagai masukan yang membangun. Dan sebagai wujud keterbukaan, sosialisasi akan kita lakukan kembali,” katanya.

Sedang terkait kenaikan golongan, Kabag Pegawaian RSUD Genteng, Abdul Rochim menyampaikan bahwa semuanya telah dilakukan sesuai prosedur. Yakni aspirasi bagian keperawatan serta kelengkapan persyaratan.

Meski aksi doa bersama ini dilakukan pada jam kerja, dipastikan tidak mengganggu pelayanan rumah sakit. Pihak manajemen RSUD Genteng, sepakat tidak akan memberi sanksi apapun pada ratusan dokter dan perawat tersebut. “Karena dimaklumi, semua dilakukan demi kebaikan dan peningkatan kinerja seluruh jajaran,”jelasnya Dr Sugiono. (swa)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Dokter dan Perawat RSUD Genteng Demo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*