Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Catatan dan Harapan Bupati Anas Jelang Tutup Tahun

Catatan dan Harapan Bupati Anas Jelang Tutup Tahun

(711 Views) December 17, 2014 3:27 pm | Published by | No comment

Banyuwangi- Rapat koordinasi tiga pilar menjelang tutup tahun 2014 di Lapangan Tennis Indoor, GOR Tawangalun, Rabu (17/12), menjadi ajang menjabarkan harapan dan catatan bagi Abdullah Azwar Anas. Di hadapan puluhan stakeholder yang hadir, Bupati Banyuwangi itu menceritakan banyak hal semasa kepemimpinannya sepanjang tahun 2014. “Sesuai RPJMD, ada program yang sudah tercapai pada 2014 dan ada yang belum,” kata Bupati Anas di atas podium saat mengawali rapat koordinasi.

Bukti bahwa target RPJMD terealisasi merujuk pada capaian positif lewat penghargaan yang berhasil digondol Banyuwangi. Salah satu contohnya ganjaran dari Kementerian PU kepada Banyuwangi yang ditetapkan sebagai daerah dengan tata ruang terbaik di Indonesia. Prestasi ini, kata dia, sebagai bentuk penghargaan atas konsistensi Pemkab Banyuwangi menjalankan kebijakan tata ruang sekaligus pembangunannya dinilai dalam kondisi on the track.

Dengan segudang prestasi, bupati berharap semangat kerja stakeholder di Kabupaten Banyuwangi kian terlecut untuk lebih baik. “Tahun 2015 memacu kita lebih baik, jangan membuat kita berhenti. Itu konsekuensi bagi kita. Kami terus konsisten mengerjakan penataan ruang dan pembangunan sesuai RPJMD. Apa yang kita kerjakan membuahkan hasilnya,” ujar Bupati Anas.

Pada 2015, ia berkukuh menerapkan aturan ketat berikut sanksi untuk mengendalikan pembangunan di Banyuwangi. Aturan ini mencakup zonasi khusus perkantoran dan ruko, IMB, arsitektur gedung ramah lingkungan, dan bangunan berbasis budaya bagi hotel. Kepada perbankan, Bupati Anas meminta agar pencairan kredit ke debitor ditangguhkan apabila usahanya belum mengantongi IMB.

Selain itu, bupati mencontohkan beberapa ruas jalan protokol di Banyuwangi Kota telah disusun road map kawasan khusus, seperti Jalan A. Yani dan Brawijaya. “Bangunan harus tiga lantai. Kami support agar punya kawasan khusus menuju pembangunan lebih baik,” ujar Bupati Anas.

Pada 2015, ia mengatakan ada 68 pelatihan yang akan dikerjakan oleh lintas SKPD. Kepala desa pun dihimbau mempersiapkan tenaga guru untuk mendukung program belajar tiga bahasa, inggris, mandarin, dan arab, yang akan dijalankan pada 2015. Strategi ini bentuk pemberdayaan masyarakat desa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. “Ke depan tidak hanya proyek infrastruktur saja yang diusulkan, tapi peningkatan SDM juga penting. Kalau bisa perangkat desa dan babinsa ikut belajar bahasa asing, kami sudah siapkan insentif bagi gurunya,” Bupati Anas menuturkan.
Selain itu, Bupati Anas mengingatkan lagi akan gerakan jeding resik atau toilet bersih dan porsi kucuran kredit mikro diperbesar. “CSR perusahaan besar diarahkan buat mereduksi angka kemiskinan dan menyasar ekonomi kreatif. Kami harap CSR itu dilaporkan ke pemkab, dan kami siap menyodorkan data penerima jika diminta,” kata Bupati Anas. (Humas Protokol)

¬†Adapun catatan sepanjang tahun 2014 yang paling menyita perhatian sang bupati ialah menjamurnya makelar tanah seiring kenaikan iklim investasi. Jika fenomena makelar tidak dikendalikan, ia cemas malah memukul balik kondusivitas iklim investasi. “Kalau harga tanah mahal, itu membuat investor lari. Karena mereka juga menghitung pengembalian modal, mohon bantuan kades dan camat untuk ikut menertibkan makelar-makelar tanah di wilayahnya,” kata Anas.
Ia pun mengeluhkan rendahnya kesadaran wajib pajak, khususnya pengusaha lokal, untuk membayar pajak. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kesadaran pemodal luar daerah. Termasuk retribusi pasar belum mencerminkan tren positif. “Saya ingin menarik coffee bean ke sini bukan karena ingin memperkenalkan produk luar ke sini. Melainkan memberikan contoh agar pengusaha lokal lebih tertib bayar pajak,” ia membandingkan.
Di akhir kesempatan, Bupati Anas mengucapkan terimakasih atas sinergi tiga pilar, baik kepolisian, TNI, dan PNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Kolaborasi kinerja ini ampuh menekan angka kriminalitas dan menjaga kondusivitas keamanan di Bumi Blambangan. Di acara itu, sejumlah peserta menanyakan berbagai hal kepada Bupati Anas dan forpimda yang hadir. (Humas Protokol)

Categorised in:

No comment for Catatan dan Harapan Bupati Anas Jelang Tutup Tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*