February 19, 2018

Bupati Minta SKPD Bersinergi Untuk Tingkatkan Kualitas Program

BANYUWANGI –  Mulai tahun 2015 mendatang semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tidak boleh lagi bekerja secara sektoral  terutama untuk program-program kesejahteraan rakyat. Harus terjadi sinergi  lintas SKPD  untuk meningkatkan capaian kualitas program. Hal ini disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas dalam rapat koordinasi yang dihadiri seluruh kepala dan sekretaris SKPD di aula Rempeg Jogopati, Jumat (11/12).

Bupati Anas mengatakan, setelah dievaluasi  satuan perangkat daerah masih bekerja secara sendiri-sendiri. Padahal, tidak jarang sebuah program di satu dinas memiliki keterkaitan dengan program di dinas lain. “Belum ada integrasi antar sektor, SKPD baru sekedar bekerja untuk menggugurkan kewajiban,” kata Bupati.

Untuk itu, Bupati meminta  penyusunan program (sungram) di dalam daftar pelaksanaan anggaran (DPA) untuk tahun 2015 bisa terintegrasi antara satu SKPD dengan lainnya. Contohnya, pada 2015 akan ada program bagi pemuda sebanyak 68 kegiatan dengan  target sasaran 9000 orang. Semua program itu berada di berbagai SKPD dengan kegiatan  yang  terdiri atas  pelatihan dan pemberdayaan.

“Maka harus diidentifikasi sejak awal, siapa pesertanya  dan apa tujuan yang ingin dicapai agar tidak terjadi tumpang tindih program dan sasaran. Justru program yang sejenis bisa disinergikan agar jangkauannya lebih luas dan hasilnya bisa maksimal.  Ini memang sulit diawal tapi akan mudah kalau sejak awal mau bekerja bersama-sama, toh semuanya bersumber dari APBD.” ujar Bupati.

Pengelompokkan secara sistematis juga harus dilakukan pada kegiatan pemberdayaan lainnya baik untuk masyarakat pedesaan,wanita, petani, nelayan. Juga cluster program harus jelas apakah bantuan,hibah, atau pelatihan. “Kalau semua dikelompokkan dengan jelas, maka akan mudah disampaikan dan dipahami oleh masyarakat. Nanti akan kita tampilkan semuanya didalam baliho besar, agar masyarakat bisa membaca dan mengikuti setiap program pemerintah,” tutur Bupati.

Dalam rakor tersebut Bupati juga menyampaikan tentang agenda Banyuwangi Festival pada 2015. Kemungkinan beberapa even akan dimajukan lebih awal. Hal ini didasari oleh banyaknya even yang digelar di akhir tahun bertepatan dengan musim hujan, maka untuk mengantisipasi akan digeser ke awal tahun, kecuali puncak peringatan hari jadi banyuwangi (Harjaba). Selain itu beberapa even baru juga akan ditambahkan seperti festival hijabers nasional yang akan berlangsung di wilayah kecamatan Muncar, Festival mainan anak-anak dan recycle fashion week.

“Beberapa even budaya masih kita evaluasi sementara itu kita  akan menambahkan beberapa even baru tanpa menggganggu aktivitas lainnya, karena  akan kita atur dan kita mulai lebih awal. Beberapa acara juga tidak akan menggunakan dana APBD namun menggandeng  private partnership,” cetus Bupati. (Humas Protokol)

banner 468x60