Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BANYUWANGI FESTIVAL » Bupati H Abdullah Azwar Anas Canangkan ‘Festival Kali Bersih’

Bupati H Abdullah Azwar Anas Canangkan ‘Festival Kali Bersih’

(348 Views) January 25, 2017 11:39 pm | Published by | No comment

Bupati H Abdullah Azwar Anas (tengah) saat acara Launching Banywuangi Festifal 2017 Di Desa Banjar

Banyuwangi, Memorandum – Pemkab Banyuwangi memiliki cara unik untuk mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Salah satunya adalah ‘Festival Kali Bersih’ yang dicanangkan Bupati H Abdullah Azwar Anas, sebagai kegiatan awal rangkaian pelaksanaan Banyuwangi Festival (Bifest) 2017, Rabu (25/1) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Abas menyatakan, Festival Kali Bersih melengkapi gerakan peduli kebersihan lingkungan yang sudah dicanangkan sebelumnya, yaitu Festival Toilet Bersih, pada awal Januari lalu. Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian event Banyuwangi Festival Th  2015.

“Festival kali bersih ini merupakan cara baru untuk menumbuhkan kepedulian Masyarakat terhadap kebersihan sungai. Sehingga sungai bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Kami mengemasnya dengan nama festival, karena identik dengan rasa gembira dan senang, yang kemudian akan tumbuh semangat untuk terus membersihkan sungai dari segala sampah maupun limbah rumah tangga ataupun industri. Gerakan ini juga sebagai imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai,” kata Bupati Anas.

Program peduli lingkungan tersebut resmi dimulai dari Sungai Lo, yang terletak di pusat kota Banyuwangi. Dalam kesempatan ini, Bupati Anas bersama ratusan warga, kompak turun ke sungai memunguti sampah yang terserak dan hanyut terbawa arus air. Acara ini juga dihadiri penulis dan creativepreneur, Raditya Dika serta Rektor Institut Teknologi Surabaya (ITS), Prof Joni Hermana.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor ITS Prof Joni Hermana mengatakan, Festival Kali Bersih merupakan langkah inovatif untuk menumbuhkan budaya peduli sungai. Tidak hanya memaksa secara teknis, tapi pemerintah daerah menempuh cara persuasif. “Ini justru lebih mengena. Setelah ini secara perlahan bisa menerapkan langkah-langkah yang lebih tegas. Misalnya, denda bagi Masyarakat yang membuang sampah ke sungai,” kata Prof Joni.

Raditya Dika pun memberi acungan jempol untuk gerakan sosial-lingkungan ini. Menurutnya, selain bisa membuat warga kompak, dampak lain adalah kebersihan lingkungan. “Anak-anak muda Banyuwangi harus ikut menyukseskannya,” kata Raditya yang juga dikenal sebagai sutradara ini.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Banyuwangi, Chusnul Khotimah, menyebutkan, saat ini sebagian sungai-sungai di Banyuwangi, terutama di wilayah kota, masuk dalam kelas D atau sungai yang diklasifikasikan untuk minum bagi ternak. Adapun di desa berklasifikasi C yang bisa untuk budidaya perikanan. Total di Banyuwangi ada 116 sungai. “Kami ingin dengan festival ini sungai-sungai bisa masuk kategori C semua. Dan untuk sungai tertentu bisa naik ke kelas B di mana air sungai bisa dipakai untuk air minum dengan dimasak terlebih dahulu,” kata Chusnul, sembari menambahkan, untuk menjaga kualitas dan kuantitas air di mata air, Pemkab Banyuwangi juga telah menanam sedikitnya 21.000 bibit berbagai jenis pohon yang tersebar di masing masing Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. (mam/bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Bupati H Abdullah Azwar Anas Canangkan ‘Festival Kali Bersih’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*