January 20, 2018

Banyuwangi Raih Penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden SBY

BANYUWANGI – Setelah meraih Penghargaan Satya Lencana Wira Karya dan Bhakti Koperasi tahun lalu, Banyuwangi kembali mendapat penghargaan bergensi bidang perkoperasian, kali ini mendapat Penghargaan Satya Lencana Pembangunan (bidang pembangunan dan UMKM).  Penghargaan ini diserahkan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung kepada Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Alief Rachman Kartiyono di Lapangan Makodam Medan Sumatera Utara, Selasa (15/7), saat perayaan Peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi yang ke- 67.

Pada acara ini Presiden SBY menyerahkan penghargaan ini kepada 127 pemimpin daerah, Banyuwangi merupakan salah satu yang menerima penghargaan dari Presiden ini. Untuk provinsi Jawa Timur, Banyuwangi merupakan salah satu empat kabupaten (Banyuwangi, Sidoarjo, Lumajang dan Ponorogo) yang mendapat penghargaan ini.

Penghargaan ini, kata Alief diberikan karena Banyuwangi dinilai berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan salah satunya dari koperasi yang aktif dan sehat. Serta berkat kegigihan, eksistensi dan konsisten Pemerintah Banyuwangi dalam menggarap sektor, mikro, kecil, menengah. “Ini prestasi yang akan terus kami pertahankan,” ujar Alief, usai menerima penghargaan.

Untuk koperasi aktif dan sehat sendiri, terang Alief, di Banyuwangi 722 lembaga dari 866 lembaga koperasi yang ada. Sedangkan sisanya yang berjumlah 134 lembaga merupakan koperasi yang tidak aktif. Sementara di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Banyuwangi ada 296 ribu di tahun 2013 dan 120 ribu di tahun 2012. Dari jumlah itu 90 persen didominasi sektor mikro, seperti pedagang kaki lima (PKL), Wlijo dan 10 persen sisanya para pengrajin  dan para pengusaha kecil menengah.

Selain dari Presiden SBY, pada kesempatan yang sama Banyuwangi juga menerima penghargaan sebagai Koperasi Berprestasi Nasional Jenis Usaha Konsumen, yang diserahkan Menteri Koperasi dan UMKM RI, Syarifuddin Hasan. Koperasi yang berhasil mengantarkan Banyuwangi menerima penghargaan ini adalah KPRI Bina Karya Gambiran. “KPRI Bina Karya ini dinilai sebagai koperasi terbaik dan memiliki kelebihan yang tidak dimiliki koperasi lain di Banyuwangi. Diantaranya adminitrasinya yang bagus, volume usaha yang tinggi, serta kredit macetnya relatif kecil,” terang Alief. Selain kepada Banyuwangi, Menteri Koperasi ini juga memberikan penghargaan Bhakti kepada 130 kepala daerah di Indonesia. (Humas Protokol-Banyuwangikab)logo copy

banner 468x60