Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Banyuwangi Raih Harmony Award dari Kementerian Agama

Banyuwangi Raih Harmony Award dari Kementerian Agama

(291 Views) March 6, 2017 8:19 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Kabupaten Banyuwangi meraih ‘Harmony Award’ atau Anugerah Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Agama (Kemenag). Penghargaan ini diberikan karena Banyuwangi dinilai mampu mewujudkan kerukunan antarumat beragama dan mampu mengelola perbedaan dengan bijak. Penghargaan itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kepada Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko di Jakarta, Minggu pekan lalu.

Penghargaan ini diraih setelah Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenag melakukan survei ke daerah-daerah di Indonesia. Dari survei itu, disusun indeks kerukunan umat beragama hingga terpilihlah Kabupaten Banyuwangi sebagai penerima penghargaan. “Kami mengapresiasi setiap upaya menciptakan kerukunan umat beragama, sehingga dari waktu ke waktu kualitasnya meningkat. Inilah yang kami sebut layanan bermartabat bagi umat,” ujar Menag Lukman.

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko mengatakan penghargaan ini adalah berkat kerja keras seluruh pihak. “Pemkab Banyuwangi punya kebijakan sinergi dengan melibatkan tokoh lintas agama, aparat pemerintah, tokoh masyarakat, TNI, Polri, dan elemen masyarakat lainnya untuk duduk bersama mewujudkan Banyuwangi yang damai serta sukses program-program pembangunannya,” kata Yusuf.

Hal lain yang bisa merekatkan hubungan dan toleransi antar umat, kata Yusuf, adalah membangun kedekatan antar pemuda lintas agama lewat kemah bersama yang diberi nama FORMULA 1 (Forum Pemuda Lintas Agama Bersatu) untuk membangun dialog bersama.

Terkait penghargaan tersebut, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengatakan, kerukunan antarumat beragama adalah fondasi dan modal utama untuk membangun daerah menjadi lebih baik. Konflik hanya akan menguras energi masyarakat yang tidak akan menghasilkan perubahan positif. “Sudah banyak contoh daerah atau negara yang hancur karena konflik antarumat beragama maupun antaretnis. Ngeri dampaknya. Dengan masyarakat yang rukun, kita bersama-sama melangkah ke arah yang lebih baik,” ujar Anas.

Anas mengatakan, Harmony Award merupakan pelecut untuk terus mempertahankan kerukunan umat. “Tentu award ini bukan puncak atau akhir perjalanan dalam menjaga kerukunan, tapi merupakan mata rantai dari ikhtiar tak pernah putus untuk mewujudkan masyarakat yang senantiasa rukun dalam perbedaan,” kata Anas. (bud/net)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: ,

No comment for Banyuwangi Raih Harmony Award dari Kementerian Agama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*