February 17, 2018

Banyuwangi Berpeluang Menjadi Kota Dirgantara

Banyuwangi – Setelah tidak lagi menjadi ikon kota Pisang, Banyuwangi terus bergeliat dengan sektor pariwisatanya. Namun bukan berarti Banyuwangi tidak melirik potensi baru lainnya. Banyuwangi yang memiliki bandara dan 3 sekolah pilot ‎bisa berpeluang menjadi kota dirgantara.

Ide ini muncul dari Kepala Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi (LP3B) Afen Sena.  Ahli keselamatan penerbangan ini menjelaskan, Banyuwangi memiliki potensi menjadi kota dirgantara.

3 sekolah pilot yang ada di Banyuwangi antara lain, Mouva, Bali Internasional Flight Academy (BIFA) dan LP3B. Saat ini, kata Afen, belum ada satupun kota di Indonesia yang mendeklarasikan sebagai kota dirgantara.

“Kita punya modal untuk menjadi kota dirgantara. Ini yang ingin kita dukung, Banyuwangi bisa menjadi kota dirgantara,” tegas Afen, kepada Sunriseofjava.com, Senin  (26/1/2015).

Menurutnya, kota dirgantara akan menjadi salah satu ciri khas Banyuwangi yang tak bisa ditemukan di daerah lain. Ikon ini kata dia bisa berdampak luas bagi Banyuwangi, salah satunya pariwisata.

” Dengan julukan kota dirgantara, Banyuwangi tak hanya mencetak calon penerbang, tapi bisa menjadi daerah basis sekolah penerbangan,” jelasnya.

Dengan ikon ini, Afen menambahkan, banyak even wisata yang bisa digarap. Seperti air pameran dirgantara (air show) dan tumbuhnya komunitas pecinta dirgantara. Kini, pihaknya memiliki 9 pesawat latih jenis Cesna dan TB 10 yang ikut mendukung dalam pengembangan kota dirgantara.

Untuk mewujudkan kota dirgantara pihaknya mulai menumbuhkan semangat warga Banyuwangi mencintai duni dirgantara. Yang terbaru, bersama taruna penerbang, pihaknya membentuk Saka Dirgantara ke sekolah-sekolah. Pihaknya berharap kota dirgantara ini bisa dideklarasikan oleh Pemkab Banyuwangi.

” Kami siap mendukung. Salah satu idenya, Pemkab bisa membuat bangunan pesawat di tengah kota sebagai ikon dirgantara,” jelasnya.

Dengan perbaikan infrastruktur penerbangan yang ada, pihaknya yakin lima tahun ke depan, sekolah penerbangan yang berkualitas bisa muncul di Banyuwangi.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas menyambut baik wacana kota dirgantara. Pihaknya berharap ikon kota dirgantara bisa menambah daya tarik wisata di Banyuwangi.

” Prinsipnya, ikon apapun di Banyuwangi bisa menjadi multi player efek bagi perekonomian Banyuwangi,” tandasnya.

sunriseofjava.com

banner 468x60