Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Bahas KUA PPAS APBD 2018, DPRD Desak Eksekutif Honor PTT dan GTT Naik 300 Persen

Bahas KUA PPAS APBD 2018, DPRD Desak Eksekutif Honor PTT dan GTT Naik 300 Persen

(60 Views) November 7, 2017 8:01 pm | Published by | No comment

Wakil Ketua DPRD H. Joni Subagio

Banyuwangi, Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Banyuwangi, telah dua kali mengelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun 2018.

“ Pembahasan KUA-PPAS APBD Banyuwangi tahun 2018, hari ini melakukan sinkronisasi antara masukan, pendapat anggota Banggar dengan draft KUA-PPAS yang telah disusun oleh eksekutif,”  ucap Wakil Ketua DPRD, H. Joni Subagio, SH. MH saat dikonfirmasi, Selasa (07/11/2017).

H. Joni Subagio mengatakan, dalam pembahasan KUA-PPAS APBD Banyuwangi tahun 2018, Badan Anggaran bersama TAPB melakukan pembahasan target pendapatan daerah hingga prioritas belanja daerah tahun 2018. Usulan program dan kegiatan di masing-masing Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD), yang  dikelompokan berdasarkan urusan, seperti pendidikan,kesehatan,infrastruktur disisir secara cermat oleh Badan Anggaran.

“ Penjelasan dari Dinas Pendidikan, Banyuwangi setiap tahun kekurangan tenaga Guru, satu sisi belum ada pengangkatan Guru baru, di sekolah-sekolah negeri Guru yang berstatus PNS masih minim,” ungkap H.Joni Subagio.

Melihat kondisi urusan pendidikan,khususnya ketersediaan tenaga pendidik, keberadaan Guru Honorer sangat dibutuhkan,namun hingga saat ini honor Guru Tidak Tetap (GTT) belum layak. Sehingga Badan Anggaran DPRD,  pada APBD tahun 2018 akan berupaya meningkatkan honor GTT.

“ Untuk menaikan honor GTT dibutuhkan anggaran besar, maka perlu dilakukan pembahasan lebih detail dengan TAPD,” ucap  Ketua DPC PKB Banyuwangi.

Menurut penjabaran dari Dinas Penididikan, untuk menaikan honor GTT dan PTT sebesar Rp. 1 Juta, dibutuhkan anggaran cukup besar, jikapun dipaksakan dengan anggaran yang dimiliki Pemerintah daerah saat ini, tentu hanya cukup untuk membayar honor GTT maksimal selama 6 (enam) bulan.

“ Porsi anggaran  bidang pendidikan maupun kesehatan pada tahun 2018, sudah sesuai dengan amanat Undang-Undang,” ucapnya.

Diakhir wawancaranya, H. Joni berharap kepada Pemerintah Daerah segera meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena kesadaran pengusaha-pengusaha di Banyuwangi untuk membayar pajak dan retribusi daerah masih kurang.

“ Pendapatan Daerah kita masih belum maksimal, dan ini akan kita jadikan prioritas agarsupaya perencanaan-perencanaan pembangunan yang telah tersusun dapat terlaksana, “ pungkas H. Joni Subagio.

Reporter : Hariyadi

Author : Setiaone

Categorised in:

No comment for Bahas KUA PPAS APBD 2018, DPRD Desak Eksekutif Honor PTT dan GTT Naik 300 Persen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*