February 17, 2018

62 Ribu Hektare di Banyuwangi Jadi Lahan Abadi Pertanian

BANDUNG, (PRLM).- Anggota Komisi IV DPR, Habib Nabiel Almusawa mengapresiasi langkah Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, yang berani menetapkan lahan seluas 62 ribu hektare sebagai lahan abadi untuk pertanian. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen keberpihakan daerah terhadap pertanian.

“Komitmen ini mendukung UU No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Saya berharap langkah ini diikuti oleh kepala-kepala daerah lainnya,” kata Habib Nabiel dalam pernyataannya ke “PRLM”, Senin (1/9/2014).

Dengan komitmen itu sehingga alih fungsi lahan pertanian ke peruntukan lain yang saat ini secara nasional masih berkisar 100 ribu hektare per tahun, lambat laun bisa ditekan. “Karena kebijakan Bupati Banyuwangi tersebut maka lahan sawah di Banyuwangi tidak boleh dialihfungsikan untuk penggunaan lain. Kalau pun terpaksa harus dialihfungsikan maka harus ada kompensasinya berupa pembukaan sawah baru minimal seluas lahan yang dialihfungsikan tersebut,” katanya.

Sebagai insentifnya, Pemda setempat membangun jaringan irigasi tersier di 600 titik untuk memperlancar pasokan air ke sentra-sentra pertanian. “Kalau kepala daerah berkomitmen menetapkan lahan pertanian abadi dalam luasan tertentu, maka bisa dipastikan ia tidak akan memberikan ijin untuk alihfungsi lahan yang bisa mengurangi luasan lahan pertanian abadi tersebut,” ujarnya.(Sarnapi/A-147) pikiran-rakyat.com

banner 468x60