February 17, 2018

2 Warga Wringinpitu Tertipu Ratusan Juta Rupiah Pria Asal Sumsel

Dijanjikan Emas Batangan Bernilai Miliaran Rupiah

tergiur emas batangan

– Tersangka Penipuan Emas batangan

Banyuwangi, Memorandum – Topan Efendi bin Sujono (32), warga asal Desa Tirtomulyo Rt 5/III, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Lampung, Sumatra Selatan, ditetapkan menjadi tersangka kasus penipuan dengan modus penjualan emas batangan palsu, kepada korbannya  Sucipto (35) dan Mohammad Basri (40) warga Kecamatan Wringinagung yang melapor ke Polsek Pesanggaran. Karena dirugikan Rp. 125 juta dan Rp. 200 juta kepada pelaku. Kini, Topan resmi menjadi tahanan Polsek Pesanggaran dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Senin (23/5) kemarin.

Modus yang digunakan tersangka adalah menjanjikan korbanya akan mendapatkan emas batangan asalkan mau menyetorkan uang jaminan puluhan juta. Tersangka berdalih, uang jaminan tersebut sekaligus untuk biaya pengakatan emas batangan di gunung petak 56, tepatnya disekitar Gunung Tumpangpitu.

Tergiur dengan janji tersebut, Sucipto dan Mohammad Basri, mengaku sudah menyetor uang sebesar Rp 125 juta dan 200 juta rupiah kepada tersangka untuk biaya mendapatkan emas batangan yang dijanjikan dengan cara instan bernilai miliaran rupiah. Sadar telah tertipu, keduanya kemudian melaporkan tersangka ke Mapolsek Pesanggaran, Sabtu (21/5).

Dihadapan petugas tersangka mengaku, duit yang diperolehnya sudah habis digunakan untuk membeli baju dan digunakan untuk makan selama 7 bulan.

Kapolsek Pesanggaran, AKP Sudarsono melalui Kanitreskrim Aiptu Sutomo, membenarkan bahwa tersangka Topan telah ditangkap. Menurut penjelasan Aiptu Sutomo, tersangka penipuan mengiming-imingi korban untuk mendapatkan emas batangan sebesar 50 Kg. Dengan dalih seperti itu, korban langsung menyerahkan uangnya terhadap tersangka.

 “Setelah itu keduanya langsung diajak kegunung untuk mengambil emas batangan. Begitu sampai digunung tersangka langsung masuk di lubang pertambagan emas liar untuk mengambil emas batangan. Keduanya diberikan sebuah kerdus. Namun tersangka berpesang sebelum sampai dirumahnya kardus itu jangan dibuka terlebih dahulu. Setelah sampai dirumahnya, bungkusan dalam kardus itu ternyata isinya sebuah minuman ale-ale,” jelas Aiptu Sutomo. (swa)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

banner 468x60